Senin, 04 Juni 2012

SEPINTAS TENTANG CUPANG BRUNEI NAN LANGKA


CUPANG BRUNEI (BETTA MACROSTOMA)
 

 (sumber gambar : ibcbettas.org)

Cupang Brunei (Betta macrostoma) adalah cupang alam yang berasal dari Kalimantan. Warna tubuh cupang ini kemerahan dengan kombinasi biru atau hijau. Sementara siripnya berwarna hijau tua dengan hiasan guratan merah dan hijau muda di bagian tepinya. Komposisi warna yang begitu indah tersebut membuat cupang dengan panjang tubuh maksimal 12 cm ini layak dijuluki sebagai “bruney beauty”.

Penyebaran ikan cupang ini banyak berada di Brunei Darussalam dan ujung utara negara bagian Malaysia Sarawak di pulau Kalimantan.Spesies ikan cupang ini kini mulai terancam oleh sebab itu Sultan Brunei telah melarang spesies ini untuk di ekspor demi menjaga pelestarian ikan cupang alam yang cantik ini. 

Spesies ini dapat di pelihara dalam akuarium atau kolam secara berpasangan. Bisa juga dipelihara dalam akuarium komuniti dengan spesies ikan tertentu lainnya. Cupang alam jenis betta macrostoma sangat menyukai akuarium ekosistem yang dirancang sedemikian rupa menyerupai habitat aslinya. 

Meski banyak yang mengatakan sebagai ikan yang susah dibudidayakan, betta macrostoma relatif lebih mudah beradaptasi dengan sebagian besar jenis mineral kimia yang terkandung dalam air, sepanjang komposisi / kondisi air tersebut tidak terlalu ekstrem / terjaga dengan baik. Kondisi air yang cocok untuk pasangan betta macrostoma berpijah adalah air pada rentang pH di bawah 6. Ikan ini membutuhkan air murni asli dan sangat lembut (90% RO), dengan filtrasi arus kuat, Aquarium besar juga disarankan, ikan bisa berenang sangat cepat, dan telah dikenal untuk membunuh dirinya sendiri dengan berenang melawan kaca tangki. Tangki harus ditutup sangat baik, Betta macrostoma adalah pelompat yang sangat baik, dan rentan terhadap udara dingin. Tempat persembunyiannya terutama tanaman mengambang. Filter UV sangat dianjurkan dalam memelihara ikan ini.

Karena Betta Macrostoma adalah jenis cupang yang pandai dan handal dalam melompat, dengan kecenderungan untuk menemukan bukaan yang sangat terkecil di kerudung tangki, dan melarikan diri dari mereka melalui lubang tersebut, maka sebaiknya dipelihara dalam aquarium tertutup. Betta Macrostoma digolongkan sebagai omnivora, dapat menerima berbagai varian pakan seperti cacing darah, jentik nyamuk, kutu air, brine shrim dan varian pakan buatan lainnya. Pejantan Betta Macrostoma memiliki warna yang lebih cemerlang dibanding betinanya, warna orange kemerahan dengan kombinasi kuat warna hitam pada beberapa bagian tubuh. Sementara warna si betina nampak berwarna agak kusam perak cokelat dengan dua garis lateral yang kontras. Perbedaan ini makin kentara mendekati waktu pemijahan.
Kecenderungan lain dari ikan ini pada wadah pemeliharaan adalah keinginan untuk bunuh diri dengan cara membenturkan kepalanya ke sisi wadah pemeliharaan / aquarium. Hal ini terjadi jika ikan ini mengalami stress karena kondisi di wadah pemeliharaan tidak sesuai dengan habitat aslinya. Untuk itu perlu desain khusus dari wadah untuk menghindari hal ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar